Tak Berhenti di Kasus Dea, Polisi Targetkan Pemilik Akun Onlyfans Lain

  • Share



Jakarta, CNN Indonesia

polisi Ini akan menyelidiki pemilik akun situs Hanya Vance Di Indonesia, ia tak akan berhenti pada kasus Gusti Ayo Dewenti alias Diya.

“Keluar [akun Onlyfans lain]”Nanti kita bebaskan lagi,” kata Direktur Reserse Kriminal Bolda Metro Gaia Combs Oliansyah Lopes kepada wartawan, Selasa (29/3).

Auliansyah mengaku telah menyita identitas atau nama pemilik akun Onlyfans di Indonesia. Namun, dia belum mau merinci jumlah dan identitas pemilik rekening tersebut.

“Sudah ada, kita mau ambil,” kata Olyansyah.

Olyanceah juga mengatakan pihaknya belum bisa memberikan rekomendasi berupa pemblokiran situs Onlyfans.

“Gak bisa (menghentikan dia), fansnya di luar saja ya,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, polisi mengungkap kasus porno dengan tersangka Gusti Ayo Dewante alias Diya, pencipta konten Onlyfans.

Dea telah ditetapkan sebagai tersangka karena membuat, mengunggah, atau mendistribusikan konten pornografi di situs web Onlyfans.

Selama setahun, Dea dikatakan telah menghasilkan pendapatan dari Rs 15 juta hingga Rs 20 juta per bulan. Dana tersebut digunakan Dea untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam hal ini Dea diamanatkan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan/atau ayat 4 Pasal (2) jo Pasal 30 dan/atau Pasal 8 jo Pasal 34 dan/atau 9 jo Pasal 35 dan/atau Pasal 10 jo Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi .

Sebelum ke Dea, polisi juga mengusut kasus seorang pemilik akun penggemar bernama Fransiska Candra (23) atau alias FCN Siskaeee.

Dia ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pornografi. Cesky ditangkap dalam kasus viral video payudara dan alat kelaminnya di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kowloon Progo, de Yogyakarta.

Baca Juga :  Luhut Sampaikan Bandara Juanda Diperbolehkan untuk Layani PPLN

(DIS/BMW)

[Gambas:Video CNN]




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.