RK Nilai Kasus Moge Pangandaran Tak Cukup Maaf dan Ganti Rugi

  • Share



Bandung, CNN Indonesia

Gubernur Jawa Barat Radwan Kamel Sebut saja kecelakaan motor besar alias saya bisa Kasus maut yang menimpa anak kembar di Kecamatan Kalibukang, Kabupaten Pangandaran, belum bisa diselesaikan secara “damai”.

“Karena setiap ada kecelakaan yang bisa mengakibatkan kematian, permintaan maaf dan ganti rugi saja menurut saya bukan contoh yang baik,” ujarnya di Bandung, Rabu (16/3).

Dalam kasus ini, pria yang akrab disapa Emil ini mengaku pernah bertemu dengan Kapolda Jabar Irjen Suntana dan mengatakan hal tersebut harus menjadi pelajaran.

“Oleh karena itu, kita masih harus sampai ke tahap penyelidikan. Saya kira ini akan menjadi pelajaran dan refleksi bagi mereka yang memiliki sepeda motor besar. Kita harus berhati-hati,” katanya.

Menurut Emil, mengabaikan masalah keselamatan justru memperburuk citra pengendara sepeda motor, khususnya pengendara sepeda motor.

“Kalau terus begini akan menurunkan citra motor besar. Oleh karena itu, motor besar harus mengimbangi citra buruk ini dengan kegiatan sosial agar bisa diseimbangkan. Namanya hobi, tapi soal keselamatan jangan dikompromikan,” ujarnya. dikatakan.

Sebelumnya, polisi di Ciamis, Jawa Barat, menetapkan dua pengendara motor Harley Davidson papan atas yang memukuli si kembar hingga tewas di Pangandaran sebagai tersangka.

Keduanya dijerat pasal 310 UU Kecelakaan Lalu Lintas, yang diancam hukuman enam tahun penjara.

“Dia adalah tersangka dan telah ditangkap. (Tersangka) tunduk pada Pasal 310(4) UU Nomor 22 Tahun 2009,” kata Kepala Humas Polda Jabar Coombs Ibrahim Tombo melalui pesan singkat. Selasa (15/3).

Kejadian yang sama juga terjadi di Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (12/3). Kedua korban tewas tertembak saat menyeberang jalan. Kapolsek Kalibo Kang Ipto Iman Sudirman mengatakan, pengendara tersebut melaju kencang dan sedikit ugal-ugalan.

Baca Juga :  Sanksi Ekonomi Berdampak, Turis Rusia di Bali Bokek Tak Bisa Tarik Tunai dari ATM

Sebelumnya, kasus ini sempat memicu kontroversi karena sang perusak dan keluarganya “berdamai”. Namun, polisi masih mendalami kasus tersebut.

(hei/arh)

[Gambas:Video CNN]




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.