Ramadan Tiba! Pengusaha Diminta Mulai Siapkan THR Karyawan

  • Share



Jakarta, CNBC Indonesia – Dunia usaha diharapkan mulai menganggarkan tunjangan hari raya (THR) karyawan. Bulan Ramadhan pun masuk.

“Untuk mengapresiasi peran seluruh pekerja dalam pertumbuhan positif perekonomian Indonesia pada tahun 2021, pemerintah mengarahkan seluruh asosiasi pengusaha, seperti APINDO dan KADIN, untuk memberikan THR bagi pekerjanya di Lebaran tahun ini. akan THR,” kata Menko Erlanga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (4/4/2021).

Tunjangan THR atau Hari Raya merupakan penghasilan non inti yang harus dibayarkan perusahaan kepada karyawan setiap menjelang hari raya. THR selalu identik dengan Hari Umat Islam.

Namun perlu dicatat bahwa tidak hanya saat Idul Fitri, sebelum hari raya keagamaan selain Islam, mereka berhak menerima THR.

Seperti THR Natal bagi umat Kristiani, kemudian THR Waisak bagi umat Buddha, ada juga THR Nyepi bagi umat Hindu, serta THR Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu.

Ketentuan THR telah diubah menjadi Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa cara penghitungan THR tergantung pada masa kerja.

Cara menghitung THR berdasarkan waktu kerja

Berikut rincian perhitungan THR menurut masa kerja pegawai sesuai Permennaker No. 6 Tahun 2016:

  • Karyawan yang telah bekerja selama 12 bulan atau 1 tahun berhak atas satu kali gaji sebesar THR
  • Karyawan yang bekerja minimal satu bulan atau kurang dari 12 bulan akan mendapatkan THR secara proporsional sesuai masa kerjanya.

Bagaimana cara menghitung THR secara proporsional jika masa kerja kurang dari satu tahun?

Bagi karyawan yang bekerja kurang dari 12 bulan, mereka harus khawatir tidak akan mendapatkan THR. Meskipun menurut undang-undang, karyawan tetap menerima THR melalui rekening berikut:

THR = waktu kerja x gaji bulanan

Gaji bulanan sudah termasuk gaji pokok dan tunjangan. Kalau ada jatah makan harian dan tergantung kehadiran tidak masuk ke THR nanti.

Bagaimana cara menghitung THR untuk karyawan dengan masa kerja lebih dari 12 bulan?

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 6 Tahun 2016, pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan berhak atas THR sebesar upah pokok.

[Gambas:Video CNBC]

(aku aku)


Baca Juga :  Tesla Tarik 947 Kendaraan di AS
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.