Produsen Kerajinan Harus Tahu Selera Pasar

  • Share


bikasolusi.co.id.CO.ID,KENDARI – Menteri Sosial Tri Rismaharini membenarkan produsen keahlian Tangan harus kreatif dan mengetahui selera dan kebutuhan pasar guna menangkap peluang untuk menarik pembeli.

“Barang dagangannya biasa saja (saat mengadakan usaha di Minaula Loka Kendari), kombinasi warna juga penting, karena kalau buat yang baru bagaimana tidak laku?” Mengatakan Menteri Sosial Saat melakukan kunjungan kerja di Balai Rehabilitasi Sosial (LRSLU) Minola Kindari, Kabupaten Konawi Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/3/2022).

Mensos Tri Rismaharini melihat hasil yang berbeda Kerajinan Yang dipamerkan di Pusat Penciptaan Perhatian Meohai Kendari adalah kain tenun, tikar anyaman, kreasi tas, topi, wadah, dan kerajinan lainnya dari berbagai bahan yang digunakan. Mensos menilai masih ada beberapa kerajinan yang kurang dan bahkan ada warna yang tidak sesuai jika digabungkan sehingga membuat barang tersebut tidak laku saat dijual di pasar, terutama di daerah luar Sulawesi Tenggara.

“Kalau begitu, orang belum tentu mau, tapi kalau warnanya menarik, mungkin orang awalnya tidak tertarik untuk membelinya, jadi mau membelinya. Jadi, warna akan berpengaruh besar pada penjualan,” ujarnya. Menteri Sosial.

Mensos mengatakan, dalam industri kerajinan, pembuat harus bisa melihat tujuan dari karyanya dan apakah bisa menarik minat pembeli setelah dibuat. “Orang benar-benar harus menunjukkan kecantikan, dan itulah yang membuat orang diuntungkan.

Selain harus membuat kerajinan tangan sesuai selera pasar, Mensos juga menekankan pentingnya teknik pemasaran, karena sebagus apapun produknya, kalau salah pemasaran tidak akan menghasilkan apa-apa.

Mensos mencontohkan kepada Loka Minaula Kendari bagaimana membuat kombinasi produk kerajinan yang tepat kemudian berfoto untuk menarik pembeli saat memasarkannya secara online.

Ketua Minaula Loka Kendari Syamsuddin mengaku setelah mendapat arahan dari Menteri Sosial, pihaknya ke depan akan berusaha lebih baik lagi dalam membimbing masyarakat dalam industri kerajinan khususnya yang binaan. “Saya kira Pak Menteri sangat baik membimbing kita. Kita senang, kalau bikin produk jangan asal bikin, tapi kita tahu selera masyarakat dan pelajari pasar, lihat potensi pasarnya, baca online. ,” dia berkata. .

Baca Juga :  Foto: Kerusakan Imbas Banjir di Durban, Afrika Selatan

Syams El-Din mengaku bimbingan Mensos menjadi motivasi bagi pegawainya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di masa mendatang. “Ini juga semangat pelayanan kesejahteraan sosial yang bisa kita kembangkan jika kita memiliki tekad dan perjuangan yang kuat, dan semoga kedepannya kita semakin terpacu untuk maju dan berkembang,” ujarnya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Lokakarya Rehabilitasi Sosial (LRSLU) Minola Kendari dan juga menyalurkan bantuan sosial untuk menarik perhatian dan merespon kasus anak dengan kekeruhan kornea yang diduga menderita abses Dermold atau tunanetra, dan meresmikan gedung dari Pusat Kreatif Meohai Kendari.

Mensos diterima Sekda Sultra Nur Endang Abbas, Wakapolda Sultra Brigjen Waris Oguno, Kadis Sosial Sultra Armonanto dan Kabag LRSLU Minula Kendari Siamsdin.



  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.