Pemerintah Sikapi Serius Aksi Mahasiswa 11 April: Jangan Ada Kekerasan

  • Share



Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD Berurusan dengan rencana kerja 11 april grup berbayar Mahasiswa.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kemlu, Mahfouz mengatakan, “Pemerintah mencermati dinamika yang berkembang di masyarakat terkait dengan berbagai permasalahan yang muncul, antara lain aksi unjuk rasa yang direncanakan oleh berbagai elemen masyarakat di Senin, 11 April 2022.” . Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Jakarta, Sabtu (9/3).

Hal itu disampaikan Mahfouz usai menggelar rapat koordinasi terbatas perkembangan situasi politik dan keamanan internal, Sabtu (9/4) di Jakarta. Rapat yang dipimpin oleh Mahfouz tersebut dihadiri oleh Menteri Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Laut, Panglima TNI, Kepala Staf Kepresidenan, dan Wakapentelkam mewakili Negara. Pangdam, beserta sejumlah Eselon. Pejabat Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Mahfouz mengatakan demonstrasi adalah bagian dari demokrasi, tetapi Indonesia adalah negara hukum. Ia juga meminta agar kedepannya dilakukan tindakan yang tertib dan tidak melanggar hukum.

“Yang penting pemerintah dan masyarakat bisa mendengar aspirasi mereka,” kata Mahfouz.

Mahfouz mengatakan, pemerintah mengoordinasikan penanganan rencana aksi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum. Ia juga mengingatkan petugas untuk memberikan pelayanan dan keamanan terbaik.

“Tidak ada kekerasan, tidak ada peluru tajam, tidak ada provokasi,” kata Mahfouz.

Badan Eksekutif Mahasiswa Sarjana Indonesia (BEM SI) berencana melakukan kerja di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (4/11). Langkah itu untuk menuntut sikap tegas dan bukti nyata bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak untuk menjabat untuk masa jabatan tiga tahun.

Sebelumnya, kelompok mahasiswa juga banyak yang melakukan aksi di kabupatennya masing-masing, seperti Bogor dan Semarang.

Baca Juga :  Federal Oil Luncurkan Pelumas Generasi Baru Berfitur Antipalsu 

Sementara di Lampung, mahasiswa merencanakan acara pada 13 April mendatang. Mereka menanggapi kenaikan harga BBM, selain menanggapi surat perpanjangan masa jabatan presiden.

Baru-baru ini, Jokowi mencegah anak buahnya berbicara tentang penundaan pemilihan atau perpanjangan masa jabatan presiden. Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna Dewan Menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/4) lalu.

Jokowi tidak ingin para menterinya beradu argumen di masyarakat. Dia ingin kabinet depan Indonesia fokus bekerja.

“Jangan sampai ada yang bicara soal penundaan dan perpanjangan,” katanya.

(pmg)

[Gambas:Video CNN]




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.