Pemerintah Ancam Sanksi PNS Tolak Pindah ke IKN

  • Share



Jakarta, CNN Indonesia

Pemerintah akan menyiapkan sanksi bagi ASN Juga bukan Pamong Praja yang menolak pindah ke ibu kota negara (IKN) Nusantara. Sanksi tersebut mengacu pada PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama BKN Satya Pratama mengatakan, PNS yang menolak direlokasi ke IKN akan dikenakan sanksi sedang sesuai Pasal 8 dan 10 PP 94 Tahun 2021.

“PNS yang tidak mentaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 akan dikenakan sanksi disiplin. Yang akan dikenakan adalah Pasal 8,” kata Satya kepada bikasolusi.co.id.com, Minggu (27/3).

Sementara itu, Pasal 10 PP 94/2021 menjelaskan bahwa sanksi disiplin sedang antara lain mengatur bahwa pegawai negeri sipil dikenakan tunjangan hingga 25 persen, sampai mereka siap diangkat atau diangkat di mana saja sesuai dengan perintah dari atasan.

Dengan putusan ini, Satya memastikan pemerintah tidak akan melakukan moratorium atau penangguhan sementara terhadap usulan lonjakan PNS. Pernyataan Satya itu sekaligus menanggapi sejumlah PNS yang kemudian mengajukan mutasi karena menolak pindah ke IKN.

“Menunda transfer? Tidak. Transfer adalah bagian dari upaya pelatihan, untuk memberikan pengalaman kerja, tanggung jawab, dan kemampuan yang lebih besar kepada karyawan,” katanya.

Menpan-RB Tjahjo Kumolo juga sebelumnya menegaskan, pihaknya membutuhkan PNS dan PNS yang memenuhi persyaratan untuk dipindahkan ke IKN.

Ia meminta PNS yang menolak dipindahkan ke IKN untuk hengkang. Menurutnya, aturan pengalihan ASN ke IKN bersifat final. Ia mengatakan, sedikitnya 60.000 ASN masuk kelompok pertama yang dimutasi ke IKN pada 2023.

Ia juga menegaskan ASN yang berada di instansi di tingkat pemerintah pusat hanya nantinya akan dialihkan ke IKN.

Baca Juga :  Presiden Ukraina Pidato di Hadapan Kongres AS, Ini Isinya

“Undang-undang itu wajib bagi ASN yang memenuhi syarat harus mau pindah. Kalau tidak mau pindah ya keluar,” kata Tjahjo usai peresmian Mal Layanan Umum Kota Magelang, dikutip kanal Pemkot Magelang di YouTube. , Kamis. 17/3).

(thr/sfr)

[Gambas:Video CNN]




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.