Peluang pemanfaatan drone dalam pembangunan Ibu Kota Negara Baru

  • Share


Pemerintah meluncurkan pidato tentang pemindahan ibu kota negara dengan pengesahan RUU Ibukota Negara (RUU IKN). Pembangunan infrastruktur dasar ibu kota nusantara (IKN) juga gencar disiapkan pemerintah melalui beberapa tahapan. Pada tahap pertama, mulai tahun 2020-2024, pengembangan IKN akan dibagi menjadi tiga alur kerja utama, yaitu pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi.

Pemerintah telah menyatakan bahwa tujuan utama dari pengembangan IKN adalah untuk membangun kota pintar yang mampu bersaing di tingkat global. Tujuan ini akan dicapai melalui penerapan inovasi, teknologi, dan ekonomi hijau. Salah satu teknologi yang bisa berperan dalam menciptakan kota adalah teknologi drone.

Teknologi drone yang memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan mulai dari persiapan pembangunan kota hingga keberlanjutannya, antara lain:

  1. Pemetaan Bumi

Penggunaan drone telah lama dikenal untuk kegiatan pemetaan. Bisnis drone yang dapat memetakan wilayah yang luas dalam sekali terbang sangat efektif dan efisien untuk menggantikan metode tradisional dengan pemetaan di lapangan yang memakan banyak waktu, tenaga dan biaya serta sangat berbahaya.

Alhasil, data dari drone lebih akurat dan detail untuk digunakan sebagai dasar pembuatan desain infrastruktur yang dibutuhkan kontraktor. Selain itu, peta yang dihasilkan tidak hanya peta yang menggambarkan kondisi di lapangan, tetapi juga kondisi bawah tanah.

Kondisi bawah tanah dapat dideteksi berkat teknologi drone radar penembus tanah (GPR). Teknologi ini sangat berguna untuk kebutuhan pemetaan bawah tanah saat merancang jaringan pipa air dan fasilitas lainnya dalam pembangunan infrastruktur.

Drone untuk pemetaan

  1. Pemantauan Pembangunan Infrastruktur

Semenjak menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia, tak sedikit pula video drone yang menampilkan kondisi ibu kota saat ini. Dengan drone, video dan gambar yang dihasilkan lebih lebar dan jernih tanpa banyak usaha. Hal ini dapat diterapkan ketika infrastruktur dikembangkan di kemudian hari.

Baca Juga :  Galaxy M23 5G Hadir dengan Baterai 5.000mAh dan Snapdragon 750G

Drone dapat memantau dan mendokumentasikan kemajuan konstruksi dengan akurasi tinggi. Kontraktor dan pemangku kepentingan dapat melihat status konstruksi yang dioperasikan setiap hari tanpa harus berada di lokasi. Hal ini juga dapat memastikan bahwa pembangunan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sejak awal.

  1. kota Pintar

Selain berpartisipasi dalam pengembangan IKN, rencananya juga akan memasuki ekosistem new metropolis yang menerapkan konsep UAV. kota Pintar. Kutipan dari halaman ekonomi.bisnis.comKementerian Perhubungan sedang mempersiapkan desain rute drone di ibu kota negara baru untuk menyediakan konektivitas cepat untuk barang dan logistik.

Pemerintah juga telah mengindikasikan bahwa IKN akan menjadi kota hijau, bebas dari polusi dan emisi karbon dioksida dari kendaraan berbahan bakar fosil. Drone kemungkinan besar nantinya sebagai alat transportasi masyarakat, mengingat bahan bakarnya menggunakan listrik.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.