Salat Sendiri, Sebagai Makmum dan Imam

  • Share


Sholat Tarawih adalah salah satu amalan yang tidak ditinggalkan Rasulullah SAW selama Ramadhan. Disebut tarawih karena setiap orang yang melakukannya mengambil istirahat sejenak di antara dua salam atau istirahat setiap 4 rakaat. Apa Niat Membaca Sholat Tarawih dan Witir?

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menginginkan agar seluruh anggotanya mendapatkan pahala yang besar dari menunaikan shalat Tarawih. Karena harus kita ingat kembali, bahwa shalat Tarawih hanya di bulan Ramadhan, tidak di sebelas bulan lainnya. Sebagaimana dinyatakan di halaman web NU, Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan:

(Barangsiapa yang shalat Tarawih di bulan Ramadhan dengan iman dan keikhlasan, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni) (lebih tinggi darinya).

Sholat Tarawih dilakukan berjamaah pada malam hari di bulan Ramadhan setelah sholat Isya. Dalam shalat Tarawih ada niat dan wajib dibaca witir. Akan tetapi, hukum shalat Tarawih berjamaah adalah sunnah kecukupan.

Artinya: Jika setiap jemaah meninggalkan masjid untuk jemaah Tarawih, maka semuanya berdosa, dan jika salah satu melakukannya, dosa yang lain gugur. Apa Niat Sholat Tarawih dan Witir?

Selain itu, kita juga bisa mendirikan ibadah bulan Ramadhan ini sendirian di rumah. Berbeda dengan salat Tarawih dan Witir berjamaah di masjid yang hanya mengikuti imam, ketika salat sendirian sebaiknya mengetahui niat salat Tarawih dan Witir serta tata cara pelaksanaannya.

Niat sholat Tarawih dan Witir dibaca dalam hati sebelum sholat. Sebagai tahun ibadah yang dipenuhi dengan prioritas di bulan Ramadhan, kita wajib melaksanakan shalat Tarawih dan Witir setiap hari.

Baca Juga :  Biar Berkesan, Lakukan 5 Kegiatan Ini Saat Idul Fitri

Anjuran untuk melakukan shalat Tarawih dan Witir juga ditunjukkan dalam sebuah hadits: NABI Muhammad saw Dia berkata:

Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan antisipasi, dosa-dosanya yang lalu akan diampuni (Disepakati)

“Barangsiapa yang disembah di bulan Ramadhan dengan iman dan keikhlasan, maka diampuni dosa-dosanya.” (HR. Al-Bukhari, Muslim).

Berikut ini adalah bacaan niat shalat Tarawih itu sendiri sebagai imam dan tempat suci:

1. Niat sholat Tarawih itu sendiri

“Ushollii Sunnatat-taroowiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala.”

Artinya: Saya niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah SWT.

2. Niat Shalat Tarawih Sebagai Imam

“Awshly Sunnat Al-Tarawehi. Dua rakaat, ciuman masa depan, telinga iman karena Allah SWT.”

Artinya: “Saya niat shalat tarawih sunah dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

3. Niat sholat Tarawih adalah milikmu

“Uhly Sunnat Tarawihi Rak’at I, masa depan kiblat, adzan aman bagi Allah SWT.”

Artinya: Saya niat shalat tarawih sunnah tarawih dua rakaat berdiri di kiblat karena Allah SWT.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.