Minyak Goreng Mahal? Demi Kesehatan, Ayo Ganti Cara Makan!

  • Share


Makanan yang digoreng merupakan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia. Banyak orang lebih suka makan gorengan yang mengandung minyak goreng karena lebih enak disantap. Namun, mengonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak bisa berbahaya bagi kesehatan.

Makanan yang digoreng umumnya mengandung jumlah lemak, kalori, dan garam yang lebih tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering makan gorengan berisiko mengalami masalah kesehatan seperti kelebihan kadar kolesterol dalam tubuh, kelebihan berat badan (obesitas), diabetes tipe 2, dan masalah jantung.

Makanan yang diproses dengan cara digoreng bisa memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Bagaimana kolesterol bisa berbahaya bagi tubuh kita? Yuk simak ulasan berikut ini.

Kolesterol dalam minyak goreng

Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak dalam tubuh kita. Secara umum kolesterol dibagi menjadi dua bagian, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol dapat diproduksi oleh hati manusia atau diperoleh melalui makanan yang kita makan. Untuk kebutuhan sehari-hari, kolesterol yang dihasilkan oleh hati umumnya cukup untuk jumlah kolesterol yang dibutuhkan tubuh kita.

Makanan yang digoreng cenderung meningkatkan kadar kolesterol darah. Oleh karena itu, makan gorengan dapat meningkatkan kemungkinan peningkatan kolesterol dalam tubuh.

Kadar kolesterol normal dalam darah

Tes kolesterol dapat membantu mengidentifikasi risiko penyakit jantung sejak dini. Tes darah untuk melihat profil lipid secara lengkap dapat menunjukkan kadar LDL, HDL, dan trigliserida terhadap kolesterol total.

Untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seseorang harus memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) dalam batas normal. Batas yang disarankan untuk kadar LDL tergantung pada faktor risiko seseorang.

Baca Juga :  Mudah Dilakukan, Yuk Coba Cara Mengatasi Kulit Belang Ini

Orang yang berusia di atas 20 tahun disarankan untuk memeriksakan kadar kolesterolnya secara teratur setiap 5 tahun. Jika Anda memiliki riwayat kadar kolesterol tinggi, Anda dapat melakukan pemeriksaan lebih rutin.

Jika Anda ingin memeriksa kadar kolesterol Anda, Homecare menawarkan layanan tes lab layanan perawatan di rumah. Dengan layanan ini, Anda dapat memeriksa kadar kolesterol Anda secara teratur tanpa repot. Konsultasikan dengan dokter jika kadar kolesterol Anda lebih tinggi dari biasanya.

Masalah kesehatan yang bisa timbul dari minyak goreng

Bahaya minyak goreng adalah dapat menyebabkan kadar kolesterol pada makanan olahan meningkat. Mengkonsumsi makanan yang tinggi kolesterol dapat menyebabkan kolesterol darah Anda meningkat.

Kadar kolesterol berlebih dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Beberapa contohnya adalah:

  • Penyakit kardiovaskular

Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian akibat serangan jantung. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi menyebabkan kolesterol menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan. Pembuluh darah yang tersumbat di jantung dapat menyebabkan serangan jantung dengan nyeri dada.

Penumpukan kolesterol tidak hanya terjadi di pembuluh darah jantung, tetapi juga bisa terjadi di pembuluh darah otak. Jika pembuluh darah yang membawa darah ke otak tersumbat, Anda bisa terkena stroke.

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat memicu reaksi peradangan dan menyebabkan pelepasan hormon yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Penyempitan pembuluh darah ini akan meningkatkan tekanan darah.

Diabetes dapat mengganggu keseimbangan antara kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Penderita diabetes cenderung memiliki LDL lebih banyak sehingga berisiko tinggi mengalami penyumbatan dan kerusakan pembuluh darah.

Tips menurunkan kadar kolesterol

Beberapa langkah yang bisa Anda coba lakukan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, misalnya:

  • Kurangi konsumsi gorengan
Baca Juga :  Lansia Berolahraga? Bisa Saja! Ini Rekomendasinya

Cari cara alternatif untuk mengolah makanan lain, seperti mengukus, merebus, atau memanggang.

  • Gunakan minyak goreng rendah lemak

Saat ini, Anda bisa menemukan berbagai produk minyak goreng dengan kandungan lemak rendah.

Rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur

Olahraga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh

Jika kadar kolesterol Anda tidak turun setelah melakukan modifikasi gaya hidup, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan atau obat untuk menurunkan kolesterol. Obat penurun kolesterol sebaiknya diminum sesuai dosis dan anjuran yang diberikan oleh dokter.

Belum tahu kadar kolesterol Anda? Ikuti tes lab layanan rumah dengan Homecare24. Layanan Pengujian Laboratorium adalah layanan di mana seorang perawat Homecare24 mengambil sampel darah atau tubuh untuk digunakan dalam pengujian laboratorium. Sampel akan diperiksa untuk mengetahui kesehatan Anda sehingga Anda dapat terus menjaga kesehatan atau mengobati penyakit Anda. Pemeriksaan sampel dilakukan di laboratorium tepercaya yang dapat memberikan Anda hasil yang akurat.

referensi:

  1. Kolese Kardiologi Amerika. Pedoman ESC/EAS 2019 untuk pengelolaan dislipidemia. Situs web American College of Cardiology. 2019 [online]
  2. Nazario B. Penyakit yang berhubungan dengan kolesterol tinggi. Situs WebMD. 2021 [online]
  3. Watson S. Seberapa buruk makanan yang digoreng untuk Anda? Situs WebMD. 2017 [online]
  4. Gadiraju TV, dkk, Konsumsi makanan gorengan dan kesehatan jantung: tinjauan bukti terkini. Nutrisi. 2016; 7 (10): 8424-8430
  5. Sun Y, et al., Asosiasi konsumsi makanan yang digoreng dengan semua penyebab kematian kardiovaskular dan kanker: studi kohort prospektif. BMJ. 2019; 364: k5420
  6. Sumber gambar: Freepik

Oleh: dr. Felicia Pospitasari

Editor: Karen Naomi

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.