Mau Bukber? Ini 5 Tips Bukber Aman Saat Pandemi

  • Share


Ilustrasi tips pembukuan di masa pandemi. Foto oleh Pexels

Tidak lengkap rasanya jika tidak berbuka puasa bersama atau berbuka puasa di bulan Ramadhan. Baik itu bersama keluarga atau teman. Tujuan dari Bukber adalah untuk mempererat tali silaturrahmi.

Namun, sejak merebaknya pandemi, kegiatan ini menjadi sangat terbatas bahkan dilarang. Tapi sekarang, kami mulai terbuka bersama.

Bagaimana Bukber aman selama pandemi? Berikut adalah tipsnya!

1. Pastikan Anda sehat

Sebelum menyantap sarapan bersama, ada baiknya Anda dan peserta lainnya dalam keadaan sehat. Jangan memaksakan diri jika merasa kondisi tubuh tidak sehat, karena akan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Sistem imun yang kurang akan memudahkan terpapar virus atau penyakit.

Sebelum memulai aktivitas, pastikan Anda makan dan berolahraga secara teratur agar daya tahan tubuh tetap stabil. Jika Anda tidak yakin, Anda atau peserta lain dapat mengikuti tes secara tertutup.

2. Tentukan lokasi dengan hati-hati

Saat memilih situs, Anda harus memperhatikannya dengan cermat. Sesuaikan dengan jumlah peserta.

Jika hanya 4-5 orang yang sarapan bersama Anda tetap bisa memilih ruangan ber-AC dengan sirkulasi udara yang baik dan tetap bisa menjaga jarak.

Namun, jika lebih banyak orang mengikutinya, lebih baik memilih tempat dengan ruang terbuka karena sirkulasi udara akan lebih baik, dan mereka juga dapat menjaga jarak setidaknya 1 meter satu sama lain.

Pastikan untuk melakukan survei terlebih dahulu atau setidaknya bertanya ke pihak restoran melalui telepon untuk mendapatkan gambaran lokasi, sehingga bisa disesuaikan dengan orang yang akan datang.

Baca Juga: Mengenal Asal Usul Ngabuburit, Tradisi Unik di Indonesia

3. Menerapkan protokol kesehatan

Meski pemerintah telah memberikan kelonggaran dalam hal menjalankan kegiatan bukber, namun harus tetap diwaspadai dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, selalu cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.

Baca Juga :  Fotografi Profesional dengan Menggunakan Ponsel

Pastikan juga tempat tersebut memiliki fasilitas cuci tangan yang memadai.

Sebisa mungkin, Anda juga bisa membawa alat makan sendiri (sendok dan garpu) dan perlengkapan mandi seperti hand sanitizer, tisu basah atau tisu kering. Meminimalkan penggunaan peralatan yang digunakan oleh masyarakat.

4. Mempersingkat waktu

Cobalah untuk berbuka puasa bersama, tidak butuh waktu lama. Anda dapat mempersingkat waktu dengan hanya sarapan, makan dan minum, dan mengobrol sebentar.

Jangan lupa bahwa tujuan dari acara bukber adalah untuk menjadi tempat berkumpul, jangan sampai membahayakan karena chatting juga bisa menjadi salah satu penyebab penyebaran virus.

5. Membersihkan diri di rumah

Setelah acara bukber selesai, sesampainya di rumah sebaiknya segera bersihkan diri. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan:

  • Semprotkan disinfektan ke seluruh tubuh sebelum masuk rumah
  • Sobek masker bekas dan buang
  • Segera mandi dan ganti baju sebelum menghubungi anggota keluarga di rumah
  • Segera masukkan pakaian yang kotor ke dalam cucian, dan jangan disimpan di sembarang tempat
  • Bersihkan barang-barang yang digunakan di luar seperti handphone, tas, sepatu dan lain-lain dengan disinfektan

Hal ini untuk menghindari penyebaran bakteri atau virus yang keliru ditularkan dari luar rumah.

Buka puasa diperbolehkan, tetapi tetap berjaga selama Ramadhan tidak pernah menyakiti Anda. Jika menurut Anda acara ini tidak terlalu penting, maka Anda bisa melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Salah satunya dengan mudah berinvestasi Pinjaman P2P ibuku. Anda bisa berinvestasi dimana saja, kapan saja dan tentunya terpercaya. Anda bisa mendapatkan pengembalian hingga 15% tetap per tahun, lu.

Kemarilah buka akun sekarang!

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.