Kultum Ramadhan Singkat Tema ‘Orang Lanjut Usia Wajibkah Berpuasa?’

  • Share


Selama Ramadhan, kita sering mendapatkan kuliah tujuh menit, juga dikenal sebagai ibadah. Oleh karena itu, para khatib atau ustadz mulai mencari bahan-bahan ceramah di bulan Ramadhan untuk disampaikan kepada masyarakat atau jamaah.

Profesor Abdul Samad mengatakan, Ini adalah contoh ceramah singkat tentang Tarawih atau sekte selama Ramadhan tentang apakah orang tua harus berpuasa.

Damai, Rahmat dan Berkat Tuhan.

Segala puji bagi Herbel yang setia. Dan dengan itu, kami mencari bantuan untuk Bani Umayyah dan agama, dan berdoa dan memberkati Guru kami Muhammad, dan Alaa dan semua martir mereka. Tapi buruk.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya.

Dan jangan lupa doa dan salam, mari kita curahkan kehadiran Nabi Muhammad, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, yang memberi kita syafaatnya di akhir zaman.

Maka izinkan saya kepada seluruh jemaah ibadah ini untuk memberikan ceramah singkat tentang “Bagaimana seharusnya mereka berpuasa dalam hukum orang tua?”.

Ini adalah topik yang menarik terutama bagi orang tua dan orang yang bingung karena tidak kuat dalam berpuasa di bulan Ramadhan baik untuk membayar tebusan atau untuk merusaknya.

Puasa tidak ingin mengganti di lain hari dan tidak ingin mengganti dengan membayar tebusan, dan tidak ingin membayar tebusan kepada siapa pun yang berhak atas tebusan, tentu Islam itu agung.

Seperti yang dimanifestasikan beberapa waktu yang lalu seorang pria datang kepada Rasulullah, semoga doa dan kedamaian menyertainya: “Celaka bagiku bahwa aku berhubungan seks dengan istriku di siang hari bolong.” Utusan, semoga doa dan kedamaian Allah a.s. menjawab bahwa Anda berpuasa selama 60 hari jika Anda tidak dapat memberi makan 60 orang miskin, dia masih mampu melakukannya. R.

Baca Juga :  Resep Bolu Ubi Ungu, Lezat dan Menggugah Selera

Kemudian Rasulullah turun ke belakang dan mengambil sekantong kurma untuk dibagikan kepada fakir miskin di desanya, beliau menjawab jika dia adalah salah satu orang termiskin di desanya.

Mendengar ini, Nabi tersenyum melihat orang-orang yang sulit dan putus asa, lalu ambil kurma ini dan bagikan dengan istri dan anak-anakmu.

Jika orang tua itu tidak mampu berpuasa, ia menggantinya pada hari lain, dan jika ia tidak kuat, maka ia membayar tebusan kepada orang miskin, jika ia masih tidak mampu memberikannya kepada dirinya sendiri.

Ini adalah pembicaraan singkat tentang sekte agama Atau Ceramah Tarawih yang bisa diterapkan saat memasuki bulan Ramadhan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.