Ini Bedanya Cokelat Compound dan Cokelat Couverture

  • Share


Cokelat merupakan salah satu bahan utama yang biasa digunakan dalam membuat olahan masakan. Meski sekilas kedua jenis cokelat ini sama, namun bahan baku dan rasa antara cokelat compound dan cokelat couverture sangat berbeda. Selain itu, sifat dan cara penggunaannya juga berbeda. Hal ini juga akan mempengaruhi perbedaan harga antara kedua format tersebut.

Monica, Director of Business Development di Embassy Chocolate, menjelaskan perbedaan antara cokelat compound dan cokelat couverture. Perbedaan antara kedua bentuk tersebut terletak pada jumlah lemak dalam kakao (Mentega Kakao) ada di dalamnya.

Cokelat majemuk mengandung campuran bubuk kakao dan lemak nabati, sedangkan cokelat Couverture mengandung campuran massa kakao dan mentega kakao. kata Monica di Amuz Gourmet Restaurant, SCBD, Jakarta, Rabu (16/3).

Massa kakao dalam cokelat courserture dikenal sebagai cocoa liquor. Zat ini berupa pasta kental yang diperoleh langsung dari biji kakao, cocoa liquor kemudian diolah kembali menjadi dua jenis bahan, yaitu cocoa butter dan cocoa powder. Kedua bahan inilah yang membedakan antara cokelat couverture dan cokelat compound.

Jika cokelat biasa harus mengandung setidaknya 18-20% lemak kakao, maka mentega kakao harus mengandung antara 31-39% untuk menyebutnya cokelat couverture. Kandungan cocoa butter dan cocoa solids juga harus memiliki rasio total minimal 545. Bahan baku chocolate couverture terdiri dari cocoa mass dan cocoa butter, sedangkan cokelat kompleks terdiri dari bubuk kakao dan lemak nabati.

Ukuran formula cocoa butter yang digunakan akan mempengaruhi fluiditas dan kegunaan coklat. Sebagai jenis cokelat berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi pengolahan, cokelat couture umumnya menjadi pilihan perusahaan makanan dan pecinta cokelat. Namun, harganya tentu saja jauh lebih mahal daripada cokelat kompleks.

Baca Juga :  Jokowi Nikmati Malam Di Titik Nol IKN Bareng Menteri, Cuaca Cerah Berhias Bintang Dan Rembulan

Dari segi rasa, cokelat couverture lebih enak daripada cokelat kompleks. Namun dari segi titik leleh, campuran cokelatnya lebih unggul, tahan panas dan tidak mudah meleleh sehingga mudah dibawa-bawa. Titik leleh cokelat compound sangat tinggi, antara 36-42°C. Walaupun cokelat couverture memiliki titik leleh yang rendah, yaitu 34°C, tidak heran jika cokelat couverture akan lumer di mulut.

Jika dilihat dari jangkauan individu dan usaha kecil, cokelat compound akan lebih mudah digunakan karena tidak memerlukan teknik pencairan khusus, sedangkan cokelat Couverture harus melalui berbagai proses seperti tempering untuk melelehkan cokelat agar rasanya lebih renyah. Dan lezat.

Proses tempering harus melalui beberapa tahapan dengan memperhatikan tingkat suhu udara, anda harus bisa memainkan naik turunnya suhu coklat pada saat proses peleburan. Kemampuan mengukur suhu dan konsentrasi sangat dibutuhkan agar proses tempering dapat berjalan dengan lancar.

Mengenai pilihan coklat, hal ini dikarenakan kebutuhan masing-masing individu dan besar kecilnya usaha, bagi masyarakat yang ingin berbisnis atau memasak dengan mudah di rumah, pengolahan coklat compound lebih mudah dan harga yang terjangkau. Namun untuk bisnis yang lebih luas dan ingin membuat makanan dengan cita rasa yang lebih khas, Couverture Chocolate adalah pilihan yang tepat. (m-4)




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.