Infinix Zero X Neo, Masih Layak Kah untuk Dimiliki?

  • Share


BikaSolusi.co.id – Awal April 2022 mendatang, Infinix kabarnya bakal menghadirkan seri Zero terbaru yang dibekali teknologi 5G ke Indonesia. Namun sebelum mengulas lebih jauh smartphone 5G pertama Infinix tersebut, ada baiknya kita flashback dulu dengan melihat jajaran Zero Series yang pernah hadir di Indonesia, salah satunya adalah Infinix Zero X Neo.

Smartphone ini resmi hadir di pasar tanah air pada akhir 2021 lalu, bersamaan dengan tipe lainnya yakni Infinix Zero X Pro. Keduanya membawa keunggulan desain serta spesifikasi terbaik di kelasnya, namun dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau.

Saat peluncuran perdananya, Infinix Zero X Neo dibanderol Rp 3.199.000. Saat ini, Zero X Neo rata-rata dijual di toko online dengan harga mulai Rp 2,7 jutaan. Kira-kira, masih layak kah Infinix Zero X Neo untuk dimiliki di tahun 2022 ini?

Desain

Belakangan ini, banyak vendor smartphone merilis produk yang mengunggulkan sisi desain. Mulai dari konstruksi fisiknya yang flat, atau agak curve di tiap sisi hingga pilihan warna-warna yang atraktif.

Sepertinya, konsep desain seperti itu masih menjadi tren di tahun 2022 dan banyak pula konsumen yang mendambakan perangkat dengan tampilan trendi. Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi Infinix Zero X Neo.

Pasalnya, smartphone ini mengadopsi desain yang cukup keren. Berdasarkan data teknis, Infinix Zero X Neo memiliki dimensi bodi 168.42 x 76.45 x 8.77 mm. Bodinya memang sedikit tebal dengan bobot yang juga agak berat. Meski begitu, masih terasa nyaman digenggam. Di kedua sisi bodi berlapis kaca, yang membuat tampilan luar Infinix Zero X Neo terlihat lebih elegan.

Hanya saja, lapisan kaca di bodi belakang kerap meninggalkan bekas sidik jari yang membuatnya terlihat kusam. Beruntung, varian Infinix Zero X Neo memiliki pilihan warna cover Nebula Black yang bisa sedikit menyamarkan ‘ceplakan’ tangan.

Infinix mengklaim, warna Nebula Black terinspirasi oleh elemen galaksi yang ada di luar angkasa. Hal ini terlihat jelas dengan hadirnya nuansa bintang layaknya galaksi di back cover Zero X Neo. Tampilannya benar-benar terlihat mewah.

Di sisi material, Infinix Zero X Neo menggunakan plastik polikarbonat dengan kualitas yang cukup baik dan solid. Untuk yang ingin warna lain, ada juga opsi Starry Silver dan Milky Way.

Di bagian belakang, Zero X Neo memiliki modul kamera yang agak menyembul berbentuk kotak persegi. Ada tiga kamera dengan salah satunya memiliki ukuran paling besar. Di kompartemen kamera juga terdapat Quad-LED flash, dan beberapa tulisan yang menunjukan fitur unggulan di kamera, mulai dari 60X serta 48MP OIS/ASPH 1.8-3.4/25-125.

Di bagian bawah sejalur dengan modul kamera, ada logo Infinix. Posisi peletakan logo sepertinya menyesuaikan mode pengambilan foto atau perekaman video. Jadi, akan terlihat jelas ketika pengguna menggunakan kamera dalam posisi horisontal.

Di bagian samping bodi, Inffinix meletakan tombol volume di sebelah kanan dan di bawahnya ada panel sensor sidik jari (fingerprint) yang sekaligus berfungsi sebagai tombol power atau lock screen. Di samping kiri bodi, ada slot SIM tray yang di dalamnya terdiri dari dua tempat kartu nano SIM dengan posisi berjejer, dan di baliknya ada tempat microSD.

Untuk corong speaker, port charger USB type-C dan audio jack 3.5mm ada di sisi bagian bawah bodi.

Baca Juga :  Samsung Smart Monitor M8 Sudah Bisa Dipesan

Layar

Sekarang bergeser ke bagian layar. Infinix Zero X Neo hadir dengan membawa Super Fluid Display yang memiliki bentangan 6,78 inci dan resolusi Full HD+ (1080×2460). Jenis layar perangkat ini memang masih terbilang standar yakni IPS LCD, berbeda dengan Infinix Zero X Pro yang sudah menggunakan jenis AMOLED.

Meski begitu, refresh rate yang didukung layar Zero X Neo ini sudah mencapai 90Hz. Selain mampu menampilkan konten gambar yang tajam dan warna yang jelas, dengan refresh rate tinggi ini proses transisi layar pun jadi lebih halus serta lancar.

Smartphone yang memiliki layar 90Hz, kerap dicap boros konsumsi daya. Untuk itu, Infinix menyertakan tiga opsi pengaturan terkait refresh rate yang lebih ramah baterai. Selain 90Hz, ada pilihan 60Hz dan juga auto-switch refresh rate yang akan secara otomatis mengatur refresh rate sesuai penggunaan aktual.

Infinix juga menyertakan beberapa pengaturan lain yang tidak kalah menariknya. Pertama Ultra Touch yang dapat menyesuaikan tingkat sensitivitas saat scrolling layar. Ada juga Eye care, yang menunjukan bahwa layar Zero X Neo ini ramah mata.Layar Infinix Zero X Neo juga mendukung Dark Mode.

Satu lagi yang cukup menarik, di pengaturan layar juga ada pilihan “Mode tanpa sadar” atau “Inadvertently mode”, yang mengandalkan sensor khusus untuk mencegah pengoperasian layar yang tidak disengaja saat disimpan di dalam saku.

Performa

Infinix kerap dicap sebagai “perusak” pasar. Di atas kertas, produk-produk yang diluncurkan Infinix memang tercatat memiliki spesifikasi mumpuni, namun dijual dengan harga yang “sangat miring”.

Meski begitu, masih ada saja konsumen yang bertanya-tanya, apakah produk Infinix layak untuk dibeli? Bagi yang memiliki dana terbatas dan tidak terlalu berpatokan pada merek tertentu, pastinya akan sangat tertarik dengan smartphone Infinix.

Di Zero X Neo ini contohnya, dengan banderolan harga sekitar 2 jutaan sudah didukung chipset kelas menengah yakni MediaTek Helio G95. Prosesor ini terdiri atas octa-core 64-bit dengan dua inti kinerja ARM Cortex A-76, enam CPU inti Cortex-A55 yang masing-masing memiliki clockspeed 2.05GHz dan 2.0GHz, dan dikolaborasikan dengan GPU ARM Mali-G76 MC4.

Menariknya, Chipset ini juga sudah didukung fitur MediaTek HyperEngine paling mutakhir, yang diklaim mampu mendongkrak kinerja gaming. Mulai dari optimalisasi jaringan, respon lebih cepat, kualitas gambar lebih baik serta pengelolaan sumber power untuk permainan yang lancar dan responsif.

Tidak hanya itu, dukungan memori yang luas di perangkat ini pun setidaknya mampu meningkatkan kemampuan ponsel secara keseluruhan. Sebagai informasi, Zero X Neo sudah dilengkapi RAM 8GB dengan sokongan Memory Fusion Technology 2.0, yang dapat memperluas kapasitas RAM hingga 3GB (Extended RAM).

Sementara untuk storage internal, Zero X Neo menyiapkan ruangan sebesar 128GB dengan UFS2.2 Write Booster. Jika dirasa masih kurang luas, masih ada slot microSD yang bisa disisipi kartu memori hingga kapasitas 512GB.

Dengan spesifikasi hardware yang dimilikinya, Infinix Zero X Neo sepertinya masih sangat layak untuk dimiliki. Apalagi, sepanjang pengujian tidak ditemukan kendala berarti. Semua fungsi bisa berjalan dengan mulus, termasuk kemampuan multi-tasking.

Saat digunakan menjalankan berbagai game dengan spesifikasi tinggi, Zero X Neo bisa berakselerasi dengan baik. Apalagi perangkat ini didukung Game Booster Dar-Link 2.0, yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas gambar dan tingkat sensitivitas control sentuhan.

Baca Juga :  Kingston terus berkembang di Q4, pertahankan posisi #1 

Terkait isu panas saat bermain game, Infinix sudah memperhitungkannya dengan menanamkan Heat Pipe Thermal Module 2.0 3-D Cooling Master, yang dapat mereduksi panas berlebih. Kolaborasi yang sangat pas dalam menghadirkan pengalaman gaming yang mengesankan.

Saat dijajal memainkan Genshin Impact, pengaturan optimal memang hanya di level medium, namun masih bisa dimainkan dengan lancar.

Untuk game favorit lainnya yang bergenre perang-perangan, sepertinya tidak ada masalah berarti. Rata-rata mendukung pengaturan di level ‘high’. Pun demikian, dengan dukungan sensor gyroscope pengalaman bermain game di perangkat ini jadi lebih maksimal.

Bagi yang berpatokan pada hasil benchmark, performa yang dimiliki oleh Infinix Zero X Neo ini masih layak untuk diacungi jempol. Berdasarkan aplikasi AnTuTu, Zero X Neo mengantongi skor sekitar 350 ribuan yang artinya memiliki performa layaknya smartphone mid-end kebanyakan.

Dengan aplikasi benchmark lainnya pun menunjukan nilai yang cukup memuaskan. Artinya, spesifikasi hardware serta dukungan software yang dibawa Infinix Zero X Neo ini memang terbukti cukup berkelas.

Baterai

Selain performa hardware, dukungan baterai dengan daya tahan yang mumpuni kerap menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih sebuah smartphone. Dan Infinix sangat memahami hal tersebut. Hampir di sebagian besar perangkat yang dihadirkannya sudah dibekali baterai berkapasitas besar.

Di Zero X Neo misalnya, Infinix menanamkan baterai berkapasitas 5000 mAh. Lewat manajemen power yang baik, baterai perangkat ini mampu mendukung aktivitas penggunanya sepanjang hari.

Menariknya lagi, Infinix Zero X Neo menyertakan pula fitur penghemat baterai yang tangguh. Mulai dari Power Boost, Ultra Power Saving hingga Battery Saver.

Poin plusnya, smartphone ini juga didukung teknologi pengisiaan cepat, dengan daya 18W. Untuk ngecas baterai 5000 mAh menggunakan adaptor bawaan dari posisi 0% hingga 100%, membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih.

Kamera

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamera menjadi salah satu keunggulan utama Infinix Zero X Neo. Selain memiliki susunan modul kamera yang cukup menarik, konfigurasi lensanya pun tergolong “mewah” untuk ukuraan smartphone kurang dari 3 jutaan.

Satu yang cukup menyita perhatian adalah dukungan kamera periskop yang diklaim sanggup menghadirkaan pengalaman fotografi profesional.

Untuk lebih jelasnya, susunan kamera perangkat ini terdiri dari 48MP kamera utama yang ditopang aperture f/1.8. Berikutnya kamera periskop moonshot 8MP f/3.4 dengan 5x optical zoom, hybrid zoom hingga 60x dan dukungan OIS. Terakhir adalah B/W lens 2MP dengan aperture f/2.4 dan memiliki sudut lebar 89 derajat.

Kamera belakang ini dilengkapi pula dengan Quad-LED flash yang tentunya sangat membantu untuk pengambilan foto di lokasi minim cahaya. Meski begitu, kamera Zero X Neo sendiri sudah dilengkapi Super Night Mode.

Performa kamera secara keseluruhan untuk foto, rasa-rasanya cukup memuaskan untuk kelas smartphone 2 jutaan. Detail gambar, warna serta pencahayaan mampu berkolaborasi dengan baik menghasilkan jepretan yang apik. Terlebih untuk foto di lokasi dengan pencahayaan melimpah.

Lewat Super Night Mode, kamera 48MP Zero X Neo mampu merekam momen-momen berharga di malam hari dengan sangat menarik. Di sini, Anda juga bisa menambahkan filter keren untuk menambah estetik foto malam hari.

Baca Juga :  Resmi Meluncur, Xiaomi 12 Series Dibanderol Mulai Rp 9,999,000

Beralih ke fokus utama jualannya Infinix Zero X Series yakni kamera periskop. Di Zero X Neo ini mendukung kemampuan perbesaran optik hingga 5x. Periscope Moonshot Camera 60x hybrid zoom di perangkat ini juga diklaim mampu menghasilkan foto bulan dengan baik.

Namun, untuk mendapatkan jepretan bulan dengan hasil yang maksimal, disarankan untuk memanfaatkan bantuan tripod agar lebih stabil.

Soal kualitas jepretannya, masih terbilang lumayan memenuhi syarat untuk dipamerkan di media sosial. Tapi, kemampuan periskop ini sebaiknya jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak baik ya.

Selain untuk foto-foto dengan detail yang tajam, kamera Zero X Neo juga mendukung mode foto portrait dengan gambar latar yang bokeh. Sepertinya, foto dengan gambar latar yang ngeblur masih menjadi tren belakangan ini.

Kualitas bokehnya sendiri terlihat cukup rapih. Bahkan dengan dukungan kecerdasan buatan (AI), efek blurnya bisa dengan baik menyesuaikan dengan target foto.

Lantas bagaimana dengan kamera depan? Untuk kebutuhan selfie, Zero X Neo menanamkan kamera berkekuatan 16MP yang dilengkapi pula dengan Dual-LED flash. Dukungan AI Night Selfie di perangkat ini mampu menghasilkan foto diri dengan kualitas yang cukup baik.

Selain untuk foto, kamera Infinix Zero X Neo juga mendukung perekaman video. Bahkan, resolusi maksimal yang bisa dicapai adalah 4K 30fps. Infinix menghadirkan fitur Ultra Steady untuk hasil rekam video yang lebih stabil. Poin plusnya, Anda bisa menambahkan Beauty effect atau Bokeh effect di perekaman video. 

Zero X Neo juga menyertakan mode Super Slow Motion yang bisa meng-capture video ‘lambat’ 960fps, termasuk juga mode time-lapse yang bisa ditemukan pada opsi Short Video yang ada di menu kamera.

Fitur Lain

Zero X Neo mengusung antarmuka khas Infinix yakni XOS 7.6 berbasiskan Android 11. Lewat sistem operasi ini, Zero X Neo mampu menampilkan user experience yang mudah dioperasikan dengan susunan menu yang rapih dan simple.

Platform OS yang dibawa perangkat ini juga menyertakan sejumlah fitur unik dan pastinya sangat berguna bagi pengguna, diantaranya ada Phone Cloner yang dengan sangat mudah dan cepat memindahkan semua data seperti foto, file hingga kontak tanpa menggunakan data seluler.

Ada juga Doc Correction mengandalkan koreksi perspektif dan teknologi pendeteksi page-edge untuk mengoreksi dokumen secara otomatis dan menyesuaikannya dengan tampilan yang lebih optimal.

Yang tidak kalah menariknya ada Folax AI Voice Assistant. Fitur ini dapat membantu mengontrol perangkat berdasarkan algoritma machine learning bahkan dalam mode offline.

Untuk mendukung kegiatan hiburan di rumah seperti menonton streaming video, mendengarkan musik hingga bermain game, Infinix Zero X Neo didukung Smart PA dan DTS Technology yang sanggup menyemburkan dentuman audio berkualitas surround sound.

Kesimpulan

Infinix Zero X Neo saat ini tersedia di sejumlah e-commerce tanah air dengan banderolan mulai Rp 2,7 jutaan. Harga ini tentunya cukup sepadan dengan spesifikasi yang dibawanya. Performa keseluruhannya pun masih pantas untuk diacungi jempol.

Untuk Anda yang punya dana terbatas, Infinix Zero X Neo menurut kami masih layak untuk dijadikan petimbangan dan dimiliki di tahun 2022 ini.

Spesifikasi Infinix Zero X Neo
Rilis Oktober 2021
Network 2G, 3G, 4G
OS Android 11, XOS 7.6
Chipset Mediatek Helio G95 (12 nm)
CPU Octa-core (2×2.05 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G76 MC4
RAM 8GB + 3GB Extended RAM
Memori 128GB; microSD up to 512GB
Dimensi 168.42 x 76.45 x 8.77 mm
Layar 6.78 inci IPS LTPS LCD, 90Hz refresh rate, Full HD+ (1080×2460)
Kamera Utama 48 MP (wide), 8 MP (periskop) OIS, 2 MP B/W
Kamera Depan 16 MP (wide)
Beterai Li-Po 4500 mAh, Fast Charging 18W
Warna Nebula Black
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.