Fraksi PDIP Sambut Aturan Keturunan PKI Boleh Daftar TNI

  • Share



Jakarta, CNN Indonesia

Anggota Komisi I DPR fraksi PDIP Tobagos Hassan El-Din menyambut baik kebijakan pemimpin TNI Jenderal Andika yang mengizinkan keturunan mantan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk masuk tentara.

Menurutnya, kebijakan Indika sudah tepat dan patut didukung.

“Mengenai keterangan Panglima TNI tentang dasar hukum keturunan anggota PKI yang mengikuti seleksi prajurit TNI, saya kira benar,” kata politikus senior PDI-P itu dalam keterangan tertulis, Kamis. (31/3). ).

Menurutnya, persoalan pendaftar yang memilih TNI dari keturunan ormas terlarang seperti PKI atau ormas radikal lainnya tidak perlu dibahas lama-lama.

Ia menegaskan, syarat rekrutmen anggota TNI tidak boleh mengacu pada leluhur. Jika ada calon pendaftar yang berasal dari mantan anggota PKI, lebih baik deklarasi kesetiaan kepada negara kesatuan Republik Indonesia dan UUD 1945 tidak menjadi masalah penting.

Hassanuddin berkata: “Syarat ini mengikat pendaftar, bukan pendahulunya, sehingga kesetiaannya kepada negara kesatuan Republik Indonesia harus dibuktikan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” .

Secara terpisah, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Bobby Aditiu Rizaldi, juga tidak mempersoalkan posisi Andika Perkasa yang mengizinkan keturunan mantan anggota PKK mendaftar sebagai tentara.

“Kalau soal keturunan PKI bisa mencetak gol, saya rasa tidak masalah, dan belum tentu diterima,” kata Bobby saat dimintai tanggapan, Kamis (31/3).

Namun, Bobby menyoroti rencana Andika untuk membatalkan tes renang tersebut. Menurutnya, langkah ini akan menambah biaya latihan renang bagi prajurit TNI yang tidak bisa berenang.

Bobby menilai renang sebagai kemampuan fisik yang penting bagi calon anggota Angkatan Darat Inggris. Sehingga dianggap tidak boleh dibatalkan tes renangnya.

“tentara [TNI] Anda harus siap untuk perang di semua bidang, dan keterampilan berenang bukan tentang kesempatan yang sama tetapi tentang kemampuan fisik dasar tentara, yang akan meningkatkan biaya pelatihan dan lembur.”

Baca Juga :  Suzuki Hadirkan Konsep Hybrid Hingga Modifikasi di IIMS 2022

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah persyaratan dalam proses seleksi rekrutmen prajurit, antara lain taruna, perwira, dan bintara untuk wajib militer. Tes renang dan akademi dalam seleksi penerimaan TNI Angkatan Darat dibatalkan agar keturunan anggota PKI dapat mengikuti seleksi tersebut.

Hal itu diputuskan Andika dalam rapat penerimaan prajurit TNI tahun anggaran 2022 yang diunggah ke akun YouTube Andika, Rabu (30/3).

Komnas HAM menyambut baik TNI tidak menghalangi anak dan cucu mantan anggota PKI ikut seleksi.

(CFD / mts / BMW)

[Gambas:Video CNN]




  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.