Efisiensi Energi pada Bangunan, Apakah dengan menggunakan otomasi pada bangunan sebagai solusi?

Pendahuluan

Meningkatkan kinerja energi bangunan komersial telah dilihat sebagai tujuan yang berarti bagi banyak organisasi setidaknya sejak krisis energi pada tahun 1970-an, yang terjadi ketika Layanan Kontrol Otomatisasi Bangunan/ Building Automation Control Service (atau BACS) seperti yang kita pahami saat ini muncul.

Empat puluh tahun kemudian, dunia memiliki industri otomasi bangunan global yang matang. * BSRIA memperkirakan nilai total semua perangkat keras dan perangkat lunak BAC yang terjual lebih dari tujuh miliar Dolar AS pada tahun 2017, dengan layanan tambahan yang disediakan di atas mungkin bernilai sekitar dua kali lipat dari ini.

Optimalisasi energi tetap menjadi fokus utama, meskipun kenyamanan juga diakui sebagai tujuan utama, yang dapat menimbulkan potensi konflik mengenai apakah penghematan energi merupakan prioritas yang lebih tinggi daripada menjaga karyawan tetap nyaman, bahagia dan akibatnya, lebih produktif.

Di negara-negara maju seperti Inggris, Jerman atau AS, penggunaan BACS hanya tumbuh dalam prosentase yang kecil setiap tahunnya, dan mengingat biaya dan kompleksitas instalasi BACS yang spesifik, solusi BACS masih atau hanya  ditemukan di bangunan non-perumahan sedang atau lebih besar.

Namun, di bawah permukaan yang tenang ini, beberapa perubahan yang cukup signifikan  terjadi. Penelitian BSRIA menunjukkan bahwa perangkat lunak sekarang merupakan  komponen yang paling cepat berkembang dalam fitur BACS. Ini termasuk perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan mengkoordinasikan seluruh sistem dan perangkat lunak yang secara khusus dan dikhususkan untuk Sistem Manajemen Energi Bangunan/ Building Energy Management System (BEMS). Ini mencerminkan fakta bahwa semakin banyak data tersedia pada pengendali dan perangkat lapangan, mulai dari sensor hingga katup, peredam, aktuator dan unit pemanas dan pendingin ruangan, yang terhubung dengan IP. Penggunaan pada gedung juga dapat dipantau sehingga HVAC (Heating Ventilation and Air Conditioning) dan pencahayaan tidak menggunakan lebih dari daya minimum yang diperlukan.

Memantau dan menganalisis data ini memungkinkan BACS untuk mengidentifikasi anomali, seperti pola penggunaan energi yang tidak normal, yang dapat menunjukkan konfigurasi yang tidak sesuai, atau tidak berfungsinya beberapa perangkat. Tren penting selanjutnya adalah bahwa sementara HVAC tetap menjadi fokus utama untuk BACS dan BEMS, ada peningkatan minat dalam mengintegrasikan sistem bangunan lainnya. Sinergi yang paling efektif kemungkinan akan dicapai antara HVAC, pencahayaan dan tirai. Penelitian BSRIA telah menemukan gerakan ke arah ini.

Rintangan

Pada saat yang sama, sejumlah hambatan terus menahan pengembangan dari bangunan yang sepenuhnya smart, di hampir setiap tahap pembangunan, sehingga mengubah penciptaan bangunan hijau yang berfungsi penuh menjadi sesuatu yang penuh rintangan.

Pertama, klien perlu melihat nilai dalam berinvestasi di gedung hemat energi. Jika klien adalah pengembang atau berencana untuk menghasilkan bangunan, maka mereka hanya cenderung bersedia untuk berinvestasi dalam efisiensi energi jika itu diwajibkan oleh peraturan atau dilihat sebagai sesuatu yang apabila pembeli atau penyewa pada akhirnya akan bersedia untuk membayar. Pemasok BACS, BEMS, dan layanan efisiensi energi lainnya masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dalam membina komunitas bisnis yang lebih luas, lebih disukai didukung oleh model keuangan yang memberikan biaya dan manfaat untuk menciptakan ROI (Return Of Invesment) yang menarik.

Kedua, arsitek perlu memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hubungan kompleks antara desain fisik bangunan di satu sisi dan kinerja energinya di sisi lain. Untuk mengambil satu contoh yang jelas, tidak ada gunanya memasang turbin angin besar di bangunan perumahan jika kebisingan dan getaran yang dihasilkannya membuatnya tidak dapat digunakan. Namun, ini sebenarnya telah terjadi. Demikian pula, model saat ini untuk hamparan kaca yang luas membutuhkan pertimbangan cermat jika ingin mempertahankan kondisi yang nyaman tanpa pemanasan atau pendinginan yang berlebihan.

Selama fase konstruksi dan instalasi, fitur hijau dapat menghilang atau dileburkan dalam rekayasa nilai yang salah arah. Bahkan ketika sebuah bangunan sedang dirancang atau diperbaharui untuk memenuhi kebutuhan klien tertentu, divisi yang berbeda mungkin bertanggung jawab untuk terjadinya timbulnya pemanasan, masalah keamanan dan hunian, membuatnya lebih sulit untuk mencapai arsitektur sistem yang terintegrasi dengan mulus.

Kesalahan

Namun, pada tahap commissioning sebuah bangunan dapat mengalami beberapa kegagalan yang buruk dan seringkali terjadi ketika bangunan tersebut telah beroperasi selama beberapa waktu. Kesalahan dengan konfigurasi sistem dapat terjadi , misalnya, berarti bahwa fitur yang dirancang dengan hati-hati, seperti ventilasi alami, tidak sepenuhnya dieksploitasi.

Operator yang melakukan intervensi untuk mengesampingkan pengaturan otomatis untuk menyelesaikan masalah sementara juga dapat mendatangkan malapetaka yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya. Sementara komisioning yang sedang berlangsung, di mana gedung secara terus menerus dimonitor dan disempurnakan, masuk akal, banyak manajer bangunan hanya akan menunggu kesalahannya menjadi jelas, yang mungkin terjadi adalah setelah banyak energi yang terbuang sia-sia.

Masih ada pertanyaan tentang bagaimana cara terbaik untuk mengatasi efisiensi energi di banyak gedung di mana BACS lengkap tidak dipandang hemat biaya. Dimungkinkan untuk menginstal BEMS yang memberikan data dan analisis kinerja energi gedung. Namun, meskipun hal ini mungkin sudah menandakan masalah, tetapi itu tidak selalu mengarah ke solusi, apalagi yang mudah diterapkan oleh pengguna.

Di Eropa dan Amerika Utara, BSRIA telah memperhatikan tren menuju HVAC yang terhubung secara smart. Ini mencakup seperti halnya menghubungkan unit AC atau pemanas, seperti chiller, unit VRF atau pompa panas sehingga dapat dipantau dan dalam beberapa kasus dikendalikan dari jarak jauh. Tergantung pada kecanggihannya, ini tidak hanya dapat mendeteksi kesalahan tetapi juga menggunakan analisis data untuk memprediksi kegagalan atau mengidentifikasi kinerja yang tidak efisien.

Solusi yang ditawarkan untuk pasar rumah pintar juga sering kali relevan dengan ujung yang lebih ringan pada pasar komersial. Perangkat yang sesederhana termostat yang smart dapat mencapai penghematan energi seperti halnya smart meter, terutama ketika dikaitkan dengan tarif listrik variabel.

Seharusnya jelas dari hal ini bahwa mencapai peningkatan berkelanjutan dalam kinerja energi bangunan cenderung membutuhkan koordinasi pada setiap tahap sejak awal bangunan dan kemudian terus berjalan sepanjang hidupnya. Ini hanya mungkin dicapai jika ada seseorang dalam organisasi dengan mandat dan kewenangan untuk menerapkan efisiensi energi sebagai prioritas utama organisasi.

PT Bika Solusi Perdana (BSP) memiliki tenaga ahli, pengetahuan dan keahlian tentang sistem peralatan mekanikal dan elektrikal untuk bangunan gedung maupun industri sehingga siap membantu dalam penerapan bangunan hijau (Green Building).

PT Bika Solusi Perdana (BSP) telah sukses membantu antara lain gedung RS Haji, gedung Harco Pasar Baru, Sequis Center, MidPlaza dan BRI II. Selain itu auditor/konsultan BSP juga memiliki pengalaman di industri besar seperti PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia – Karawang Plant, PT Pertamina TBBM Tanjung Gerem dan Plumpang, Surya Toto, PT Cheetham Garam Indonesia, industri kertas, tekstil, dan sebagainya. Untuk lebih lengkap mengenai profil kami dapat dilihat pada website www.bikasolusi.co.id atau email ke marketing@bikasolusi.co.id.

  • * BSRIA (it takes its name from the initial letters of the Building Services Research and Information Association) is a UK-based testing, instrumentation, research and consultancy organisation, providing specialist services in construction and building services engineering. It is a not-for-profit, member-based association, with over 650 member companies; related services are delivered by a trading company, BSRIA Limited. Any profits made are invested in its research programme, producing best practice guidance.

BSRIA is a full member of the Construction Industry Council.

  • Referensi: Designing Building Wiki
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp WhatsApp us