Doa Malam Nisfu Sya’ban, Ini Yang Sering di Panjatkan Nabi Muhammad

  • Share


Sholat malam Nisfu Sa’ban, inilah yang sering dinaikan Nabi Muhammad SAW. Malam nisfu syaban memiliki keutamaan mengangkat seseorang untuk amal perbuatan manusia dan pengampunan dosa hamba-hambanya.

Kutipan dari halaman bikasolusi.co.id.co.idPada malam Nisfu Si’an, Rasulullah melaksanakan salat malam dan memperbanyak salat.

1. Mengutip buku Mengutip buku Waktu yang Diberkati: Harta Karun Islam Klasik oleh Imam Al-Bayhaqi, Ia menyebutkan beberapa doa pada malam Nisfu Syaban menurut riwayat istri Nabi Aisyah Radhi.

Kegelapan dan imajinasiku bersujud kepadamu, dan hatiku aman untukmu, dan aku memberimu berkah, dan aku mengakui dosa-dosa besar, aku telah menganiaya diriku sendiri, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau, aku berlindung dengan ampunan-Mu dari azab-Mu, dan aku berlindung dengan rahmat-Mu dari pembalasan-Mu, dan aku berlindung dengan ridha-Mu dari amarah-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu, aku tidak memuji-muji kepada-Mu, Engkau seperti kamu telah memuji dirimu sendiri.”

Bayanganku dan pikiranku tunduk padamu, dan hatiku percaya padamu. Aku mengaku semua nikmat yang telah kuberikan kepadamu, aku mengakui semua dosaku kepadamu, aku telah menganiaya diriku sendiri, jadi maafkan aku.

Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosamu selain kamu. Aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan rahmat-Mu dari murka-Mu, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari murka-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu.

Saya tidak memiliki kekuatan untuk menghitung pujian untuk Anda. Dan Anda juga memuji diri sendiri.

2. Anas bin Malik berkata, Nabi sengaja mengirimku ke rumah Aisha. Setibanya di rumah Aisha, Anas meminta Aisha untuk segera datang kepadanya karena Rasulullah sudah menunggu.

Saat itu, Aisyah sedang menjelaskan tentang malam Nashfu Syaaban. Dia berkata: Wahai Unis, duduklah, aku akan menjelaskan kepadamu pada malam kita melihat Saaban. Ketahuilah bahwa pada malam itu aku bersama Rasulullah. Dia datang dan tidur denganku.

Baca Juga :  Doa Mandi Wajib Pria Lengkap dengan Tata Caranya

Namun, ketika saya bangun di tengah malam, saya tidak menemukannya di sisi saya. Saya bangun dan mencarinya di rumah istrinya yang lain, tetapi tidak dapat menemukannya. Saya berkata (dalam hati) “Mungkin dia pergi ke rumah Maria Kabthia. Lalu saya keluar untuk mencarinya.

Namun ketika saya melewati masjid, tiba-tiba kaki saya menyentuh kakinya, yang sedang sujud ketika sedang shalat seperti ini.

Kegelapan dan imajinasiku bersujud kepadamu, dan hatiku percaya padamu, dan inilah tanganku yang kuperbuat melawan diriku sendiri. O agung, hanya Tuhan yang agung yang dapat mengampuni dosa besar, maka ampunilah aku dosa besar

Tubuh dan bayanganku tunduk padamu, dan hatiku percaya padamu. Ini adalah kedua tanganku yang telah berdosa. Wahai Yang Maha Tinggi, Yang mengampuni dosa-dosaku yang besar kecuali Allah Yang Maha Tinggi, ampunilah dosa-dosaku.

3- Aisha melanjutkan: Kemudian dia melihat bahwa dia mengangkat kepalanya dan berkata:

Ya Allah, berilah aku hati yang taqwa, bersih dari kejahatan, tidak berdosa, tidak kafir dan tidak celaka

Tuhanku, berilah aku hati yang taqwa, bersih dari segala keburukan, hati yang suci, tidak kafir dan tidak sengsara.

4. Kemudian dia sujud lagi dan berkata:

Aku berkata kepadamu seperti saudaraku Daud, saw, berkata: Aku memaafkan wajahku dalam debu untuk tuanku, dan itu benar untuk wajah tuanku untuk menggosok wajah untuk wajahnya.

Saya ingin memberi tahu Anda seperti yang pernah dikatakan saudara saya David, (yaitu), saya akan mengubur wajah saya di tanah untuk menghormati Anda. Sudah sepatutnya Yang Mulia mengubur semua wajah di tanah untuk menghormatinya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.