Dada Sering Nyeri, Waspadai Penyakit Jantung Koroner dan Penyakit Lainnya

  • Share


Nyeri dada adalah gejala yang tidak boleh dianggap enteng. Ketika seseorang mengalami nyeri dada, itu mungkin merupakan tanda penyakit jantung koroner yang berpotensi mengancam jiwa.

Namun, penyebab nyeri dada tidak selalu berhubungan dengan jantung. Ini tergantung pada karakteristik dan lokasi rasa sakit.

Untuk itu, sangat penting untuk mengenali gejala-gejala tersebut agar pertolongan dapat diberikan dengan cepat dan tepat.

Nyeri dada tidak selalu dikaitkan dengan masalah jantung. Karena beberapa nyeri dada juga terkait dengan masalah pada otot-otot dada, paru-paru, dan perut, yang dapat memberikan gambaran serupa.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa gejala nyeri dada:

Gejala nyeri dada akibat penyakit jantung koroner Biasanya dirasakan sebagai perasaan tidak nyaman seperti ditekan, diremas, terbakar, atau perasaan berat di bagian tengah dada atau di sisi kiri dada.

Lokasi nyeri dada yang berhubungan dengan masalah jantung terjadi pada beberapa titik, yaitu:

  • Nyeri retrosternal
  • Nyeri di belakang tulang dada meluas ke leher
  • Sakitnya mulai dari dada sampai ke bahu dan lengan
  • Nyeri dada menjalar ke rahang
  • Nyeri di dada kiri bawah di ulu hati. Rasa sakit ini sering diartikan sebagai sakit maag.
  • Sakit punggung di antara bahu

Rasa sakitnya bisa menjalar ke leher, rahang, gigi, ulu hati, dan lengan kiri. Keluhan ini sering disertai dengan keringat dingin, sesak napas, lemas, mual, muntah, dan terkadang perut tidak nyaman.

Baca Juga :  Tips Menulis Cerita Perjalanan dari Agustinus Wibowo, Penulis Buku Titik Nol
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.