Cara Perhitungan Zakat Mal Sesuai Sunnah, Dalil dan Jenisnya

  • Share


Cara menghitung uang zakat selama setahun. Zakat merupakan salah satu rukun Islam. Dan disebutkan dalam Al-Qur’an: “Ambillah zakat dari sebagian uang mereka, dan jelaslah zakatnya bagimu. [9]: 103).

Menurut tafsir Kementerian Agama, ayat ini merupakan perintah dari Allah SWT untuk mengambil sebagian harta sebagai sedekah atau zakat. Tujuannya adalah untuk menyucikan diri dari dosa-dosa yang timbul karena absen dari perang dan menyucikan diri dari sifat cinta harta yang mendorong mereka untuk absen dari perang.

Zakat adalah salah satu rukun Islam, kewajiban mata dan ketaqwaan. Di dalam Al-Qur’an, perintah mengeluarkan zakat sama pentingnya dengan perintah shalat, dikutip dari Sahl Mahfouz dalam buku Nonsa Fiqih Sosial.

Zakat adalah salah satu rukun Islam seperti rukun Islam lainnya, dan merupakan kewajiban agama yang harus dipenuhi. Ada banyak ayat dalam Al-Qur’an yang memerintahkan orang untuk membayar dan menyelesaikan zakat. Ada juga banyak hadits yang menganjurkan dan memerintahkan umat Islam untuk membayar zakat.

Berikut adalah beberapa hukum dasar tentang zakat dalam Islam.

Dalil Al-Qur’an tentang zakat adalah:

ini berarti: Kamu mengambil zakat dari sebagian uang mereka, dan zakat itu mensucikan mereka, mensucikan mereka, dan mendoakan mereka. Berkatmu atas mereka, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q. al-Taubah: 103).

ini berarti: Dan dirikanlah shalat dan bayarlah zakat dan sujud bagi orang-orang yang sujud. (QS. Al Baqarah: 43).

Baca Juga :  Bahaya Nyamuk, Pembawa Virus dan Parasit Pemicu Penyakit Parah

Dalil Sunnah atau hadits Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian:

Atas wewenang Abu Abd al-Rahman, atas wewenang Abdullah bin Umar bin al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, yang berkata: Saya mendengar Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Islam adalah dibangun di atas lima hal: Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang menunaikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan.(HR. Termoudzi dan Muslim).

Berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits di atas, dapat dikatakan bahwa zakat wajib bagi setiap muslim yang memiliki kelebihan uang. Zakat tidak bersifat sukarela atau sekedar pemberian dari si kaya kepada fakir miskin atau yang membutuhkan, melainkan haknya dengan ukuran dan kondisi tertentu. Hukum zakat adalah wajib, sehingga tidak wajib bagi pembayar zakat untuk tidak membayar zakat.

Uang Zakat dan Perhitungannya

uang zakat Ada berbagai jenisnya mulai dari zakat emas dan perak, perdagangan dan hasil pertanian, dll. Pada umumnya zakat laki-laki diturunkan berdasarkan nisab emas yaitu 2,5% di luar zakat pertanian dan peternakan.

Masing-masing zakat (pertanian dan peternakan) memiliki rekening sendiri. Ini adalah beberapa jenis Zakat yang disebutkan dan perhitungannya.

1. Zakat emas dan perak

Zakat emas, perak dan logam mulia wajib dikeluarkan zakatnya jika sudah mencapai ukuran dan nisabnya. Zakat Nisab 85 gram. Sedangkan perak 595 gram. Tarif Zakat yang dibayarkan adalah 2,5% dengan rumus sebagai berikut:

Zakat emas dan perak = 2,5% x jumlah emas/perak yang dimiliki selama setahun

2. Perdagangan Zakat

Zakat komersial adalah zakat yang dibayarkan pada properti komersial yang dijual dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Baca Juga :  Khasiat Buah Pisang Bagi Kesehatan, Banyak Mengandung Vitamin

Aset bisnis dihitung dari nilai aset lancar dikurangi hutang jangka pendek yang jatuh tempo hanya dalam satu tahun. Selisihnya dari perhitungan yaitu jika sudah mencapai kuorum harus dikeluarkan zakatnya.

Sedangkan nilai zakat perdagangan adalah 85 gram emas. Zakat adalah 2,5% dan untuk satu tahun atau sekaligus. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Zakat Dagang = 2,5% x (Aktiva Lancar – Utang Jangka Pendek)

3. Zakat Perusahaan

Para ulama membandingkan zakat perusahaan, yaitu zakat perdagangan. Dengan demikian, nisab zakat perusahaan sama dengan zakat perdagangan, yaitu 85 gram emas.

Aset perusahaan dibagi menjadi tiga, yaitu aset berupa barang, utilitas dan infrastruktur; aset yang disimpan di bank; Dan harga dalam bentuk piutang.

Ketiga harta tersebut harus zakat dikurangi utang jangka pendek yang jatuh temponya hanya satu tahun. Rumus untuk perhitungannya adalah sebagai berikut:

Zakat Perusahaan = 2,5% x (Aktiva Lancar – Utang Jangka Pendek)

4. Bagi Zakat

Zakat saham dapat dibayarkan jika keuntungan investasi yang diperoleh mencapai nisab. Nilai nisab zakat saham sama dengan zakat emas yaitu 85 gram. Tingkat zakat adalah 2,5% dan berumur satu tahun. Rumus untuk menghitungnya adalah sebagai berikut:

Zakat saham = 2,5% x jumlah kepemilikan yang dimiliki selama satu tahun

5. Zakat Penghasilan

Pendapatan atau zakat profesi berasal dari pendapatan rutin yang dilakukan setiap hari. Nisab standar adalah Rp 5.240.000 per bulan. Sedangkan persentase zakat yang dikeluarkan adalah 2,5%. Oleh karena itu, perhitungan zakat pendapatan adalah sebagai berikut:

Pendapatan Zakat = Total Pendapatan Bruto x 2,5%

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.