Cara Membersihkan Najis Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

  • Share


Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, melewati dua kuburan. Lalu dia berkata:

Kedua orang ini sedang dihukum, bukan dihukum karena dosa besar. Yang pertama dihukum karena gosip. Adapun yang kedua, dia dihukum karena tidak mensucikan diri dari air seninya (C. Muslim No. 292).

Kutipan dari halaman Mesjidpedesaan.or.id, Berikut penjelasan dan cara membersihkan feses.

Hal-hal Penyebab buang air besar:

  • darah
  • nanah
  • Bangkai (kecuali ikan dan belalang).
  • istinye
  • anjing dan babi
  • Minuman beralkohol
  • organ hewan terpisah.

Jenis dan metode pembersihan tinja

Nampak dalam Islam bahwa yang najis masih dibagi menjadi beberapa golongan atas dasar ringan, berat atau berat. Itu semua tergantung pada asal usul benda mati itu sendiri. Klasifikasi ini nantinya akan mengarahkan manusia untuk melakukan sesuatu untuk membuang kotorannya. Entah itu disengaja atau tidak disengaja.

penyintasDia adalah penyembunyi

Cara membersihkan tinja

Najis ini tergolong ringan; Karena itu berasal dari hal-hal manusia seperti air seni yang lahir sebelum usia dua tahun.

Rasa takut yang najis dapat dibersihkan dengan tiga cara, antara lain sebagai berikut:

  1. Setelah Anda memercikkan air ke daerah yang terkena dengan tinja dan kemudian berwudhu
  2. Mandi dan berwudhu
  3. Basuhlah badan yang terkena air seni dengan sabun agar tidak berbau, lalu berwudhu

mtashta najis

Cara membersihkan tinja yang benar

Menurut tingkat mereka, kami menemukan bahwa najis adalah pengental rata-rata dan tingkat yang lebih tinggi dari pengencer. Kotoran ini berasal dari manusia dan hewan. Bentuk feses mutasha yang sebenarnya adalah cairan yang memabukkan, susu hewan yang tidak layak konsumsi, bangkai, bulu, tulang. Untuk membersihkan bangku ini cukup dengan air dan perlengkapan mandi lainnya.

Penggolongannya masih dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

tidak murni dalam bentuk

Hal-hal yang memiliki bekas luka dan masih berbau. Untuk membersihkannya anda bisa mencuci airnya 1 sampai 3 kali sampai hilang.

menghakimi tidak murni

Anda tidak dapat melihat tubuh dengan mata telanjang, misalnya air seni atau anggur yang telah mengering pada sesuatu. Namun jika Anda merasakan sesuatu yang aneh pada permukaan kulit, Anda bisa membersihkan area tersebut dengan air.

Baca Juga :  5 Gaya Parenting Khas Keluarga Milenial Yang Bisa Diteladani
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.