Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Buya Yahya

  • Share


“Hai orang-orang yang beriman, hendaknya kamu berpuasa selama kamu bertakwa kepada orang-orang sebelum dia.” (Pendeta: Al-Baqarah Ayat 183).

Hukum puasa Ramadhan bagi umat Islam adalah wajib menurut Surat Al-Baqarah ayat 183 sebagaimana ditafsirkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa hukum puasa Ramadhan bagi umat Islam adalah wajib untuk mendidik diri sendiri, mengendalikan nafsu, dan menyadari bahwa manusia memiliki kelebihan dibandingkan hewan.

Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tentunya setiap orang menginginkan puasanya yang benar dan terhindar dari godaan.

Namun, ada beberapa hal yang masih menjadi pertanyaan bagi sejumlah orang. Misalnya, apakah Anda merusak gigi dengan menyikat gigi?

Dalam video channel YouTube Al-Bahja berjudul “Apakah Sikat Gigi Mencabut Puasa?” Boya Yahya menjelaskan bahwa salah satu spoiler puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulut.

Yang dimaksud dengan memasukkan sesuatu ke dalam mulut: menelan. Jika Anda menelan sesuatu, puasa Anda batal. Boya Yahya mencontohkan: Apa yang tidak membatalkan puasa, seperti berkumur saat wudhu, atau memasukkan es krim ke dalam mulut tanpa menelannya, tidak membatalkan puasa.

Ibarat sikat gigi, Buya Yahya mengatakan siapa yang menggosok gigi tidak akan membatalkan puasanya kecuali menelan sesuatu. Karena menurut Boya Sikat gigi saat puasa Hukum adalah kekejian. Kalau berkumur, hukumnya setahun.

Namun Boya berkata, kecuali jika dia meminum air matanya jika jatuh ke dalam mulutnya dan rasanya asin, maka dia meminumnya membatalkan puasanya. Kesimpulannya, menangis tidak membatalkan puasa.

Jika syariat itu sunnah dan ditelan maka tidak membatalkan puasa, tetapi jika makruh jika tertelan, maka puasanya batal.

Baca Juga :  Tata Cara Mandi Wajib Pasutri Setelah Berhubungan di Bulan Ramadhan
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.