10 Hal yang Membatalkan Puasa

  • Share


Pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 terus dilakukan selama Ramadan, saat umat Islam menjalankan ibadah puasa. Banyak yang bertanya-tanya apakah vaksin bisa membatalkan puasa? Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun menjawab pertanyaan ini.

Berdasarkan Fatwa Kementerian Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021, vaksin virus corona tidak membatalkan puasa. Vaksinasi tidak membatalkan puasa karena penyuntikan dilakukan secara intramuskular atau intramuskular. Metode ini dalam Syariah tidak membatalkan puasa.

“Puasa bukan alasan untuk tidak mengikuti program vaksinasi,” kata Ketua Departemen Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asorun Niam dalam wawancara dengan FMB9-KPCPEN bertajuk Vaksinasi Aman di Bulan Ramadhan, Selasa (13) 4/2021).

Lanjut di bulan Ramadhan, apa itu puasa? Lantas, apa sebenarnya yang bisa membatalkan puasa? Ada banyak kitab yang menjelaskan secara rinci berbagai hal yang dapat membatalkan puasa.

Laman Nahdatul Ulama (NU) mengutip kitab Matnu Abi Syuja yang ditulis oleh Syekh Abi Syuja:

“Ada sepuluh pengkhianat puasa, yaitu: (1) yang sampai ke perut badan atau kepala, (2) masuk melalui salah satu dari dua cara (ciuman dan dubur), (3) muntah secara teratur. (4) persetubuhan yang disengaja pada alat kelamin, (5) keluarnya air mani karena kontak kulit, (6) haid, (7) setelah melahirkan, (8) gila, (9) pingsan sepanjang hari, dan (10) murtad”. (Matnaw Abi Soya hal. 127).

Menurut Yahya Zain al-Maaref Jamzouri, dalam video saluran Al-Bahja di YouTube, ada sembilan spoiler puasa. Ulama yang dikenal sebagai Buya Yahya ini menjelaskan fikih praktis dengan mengacu pada mazhab Imam al-Siyafi. Kesembilan hal tersebut adalah:

1. Memasukkan sesuatu ke dalam lima lubang tubuh, yaitu mulut, hidung, lubang telinga, anus, dan lubang kemaluan. Namun menelan ludah yang tidak keluar dari mulutnya tidak membatalkan puasa. 2. Sengaja muntah. Jika muntah disebabkan oleh mabuk perjalanan atau bau busuk, maka tidak membatalkan puasa. Setelah muntah harus dibilas agar tidak tertelan lagi. 3. Berhubungan seks tanpa air mani yang keluar. 4. Sengaja mengeluarkan air mani, seperti onani. Namun secara tidak sengaja seperti mimpi mengeluarkan air mani tidak membatalkan puasa. 5. Wanita yang sedang menstruasi. 6. Wanita yang melahirkan bayi (aborsi). 7. Wanita yang melahirkan setelah melahirkan. 8. Dia kehilangan akal. Tiga orang yang dimaksud hilang akal, seperti orang gila, pingsan seharian, dan tidur sepanjang hari. 9. Murtad. Yang dimaksud dengan murtad bukanlah meninggalkan Islam saja, melainkan meninggalkan iman.

Baca Juga :  Kultum Ramadhan Singkat Tema Adab Orang Berpuasa dari Sayyid Abdullah al-Haddad

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.