Penerapan ISO 9001:2008 di Industri Jasa Pelayanan

Banyak yang bertanya kepada kami mengenai bagaimana penerapan ISO 9001:2008 di industri jasa pelayanan, sebagian dari Anda juga mungkin bingung dengan persyaratan mampu telusur (traceability), kalibrasi, pemantauan proses, pengukuran produk, apalagi pengendalian produk tidak sesuai. Hampir semua implementasi terkait Realisasi Produk / Product Realization (klausul 7.1 sampai 7.6) membutuhkan interpretasi yang lebih rumit saat diimplementasikan di industri jasa dibandingkan dengan industri manufaktur. Umumnya hal ini disebabkan perbedaan dasar dari kedua bidang ini. Di manufaktur, produk adalah hasil dari proses, tetapi di kebanyakan industri jasa, produk organisasi adalah proses itu sendiri.

Kompleksitas, tingkat kepentingan, kedalaman implementasi ISO 9001:2008 berbeda-beda tiap perusahaan dan tiap industri. Implementasi ISO 9001:2008 di rumah sakit tentu saja akan jauh berbeda dengan implementasi di industri manufaktur. Misalnya saja mengenai Lingkungan Kerja / Work Environment (klausul 6.4), jika di industri manufaktur yang harus diperhatikan tentunya keteraturan area kerja sehingga mudah mencari peralatan, area kerja juga harus cukup lapang untuk menempatkan produk-produk yang sudah jadi. Tetapi, begitu masuk ke rumah sakit, klausul ini menjadi jauh lebih kompleks. Ruang rawat inap pada rumah sakit harus memiliki suhu dibawah sekian derajat celcius, kelembaban sekian, densitas debu maksimal, tingkat kebisingan yang diizinkan, bakteri per meter kubik, akses terhadap peralatan, layout yang memudahkan tindakan darurat.

Begitupun ketika klausul ini diterapkan di bank. Ruang tunggu nasabah, misalnya, harus memiliki suhu dibawah sekian derajat celcius, kebersihan secara visual harus benar-benar terjaga, penataan area harus memungkinkan nasabah bisa mengakses monitor nomor antrian, suara panggilan nomor antri harus bisa terdengar, petugas keamanan harus terlihat oleh nasabah untuk menimbulkan rasa aman.

Kompleksitas, tingkat kepentingan, dan kedalaman implementasi ini sangat penting untuk diidentifikasi sejak awal. Kesalahan interpretasi ini fatal akibatnya terhadap implementasi ISO 9001:2008 yang efektif dan juga mempengaruhi hasil audit.

(Artikel ini diadaptasi dari www.qualityindonesia.com)

www.bikasolusi.co.id

Konsultan BSP dapat membantu organisasi/lembaga/perusahaan/instansi Anda yang bergerak di bidang jasa pelayanan dalam menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Silahkan hubungi kami.

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
WhatsApp WhatsApp us