PT Bika Solusi Perdana

Consulting & Training Services: Compliance & Risk Management | Asset Integrity Management | Technology Audit & Assessment | Business Process Improvement

Apa Itu HACCP ?

Posted on | June 18, 2012 | Comments Off

HACCP BERAWAL DARI STANDAR KEAMANAN PRODUK MAKANAN UNTUK ASTRONOT YANG KINI BANYAK DIGUNAKAN UNTUK KEAMANAN PRODUK MAKANAN SEHARI-HARI.

Pada saat kita membeli atau meng-konsumsi produk makanan, pernahkah terpikirkan oleh kita apakah produk makanan yang kita beli tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi? Misalnya, apakah produk makanan yang kita beli bebas dari kontaminasi bahan kimia berbahaya? Apakah bebas dari kontaminasi bakteri? Atau mungkin pernahkah terpikirkan apakah fasilitas produksi untuk menghasilkan produk makanan atau alat-alat yang digunakan untuk menyajikan produk makanan tersebut terjamin hygiene dan sanitasi-nya? Berdasarkan penelitian, kasus keracunan makanan terbesar atau sekitar 90% terjadi akibat kontaminasi makanan dari mikroba.

Pertanyaannya adalah, apakah ada suatu sistem kendali yang dapat mendeteksi sedini mungkin potensi-potensi kontaminasi produk makanan sebelum didistribusikan kepada konsumen dalam upaya pencegahan terjadinya keracunan ? Jawabannya : ADA

Sebenarnya, pemerintah Indonesia mempunyai Undang-undang yang mengatur tentang keamanan pangan yaitu Undang-Undang No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan Bab II Pasal 4 dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa “Pemerintah menetapkan persyaratan sanitasi dalam kegiatan atau proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, dan atau peredaran pangan” sehingga seharusnya industri makanan di Indonesia menerapkan konsep HACCP mulai dari proses produksi bahan baku sampai produknya ke tangan konsumen. Namun dalam artikel kali ini, kita tidak akan membahas panjang lebar mengenai UU No. 7 Tahun 1996 tersebut, kita akan fokus kepada pemahaman HACCP.

Sejarah HACCP

Hazard Analysis Critical Control Point atau sering disebut HACCP. Konsep HACCP  ini pertama kali dimunculkan oleh perusahaan Pillsbury Amerika Serikat yang bekerja sama dengan US Army Nautics Research and Development Laboratories, The National Aeronautics and Space Administration serta US Air Force Space Laboratory Project Group dalam menghasilkan makanan yang aman dikonsumsi oleh para astronot antara akhir tahun 1950-an sampai akhir tahun 1960-an. Misi terpenting dalam pembuatan produk tersebut adalah menjamin keamanan produk agar para astronot tidak jatuh sakit. Dengan demikian perlu dikembangkan pendekatan yang dapat memberi jaminan mendekati 100% aman.

Selanjutnya sejarah perkembangan HACCP adalah sebagai berikut :

  1. Tahun 1970; diterapkan pada makanan kalengan dengan kadar asam tinggi.
  2. Tahun 1980; diterapkan pada produk pangan ritel di AS.
  3. Tahun 1987; diperkenalkan ke semua Industri Pangan.
  4. Tahun 1993; sistem HACCP mulai diadopsi oleh WHO mengacu pada standar dan penuntun yang dikembangkan oleh kerjasama gabungan FAO/WHO Codex Alimentarius Commission.
  5. Tahun 1994; sistem HACCP wajib diterapkan pada seluruh industri pangan di AS.
  6. Tahun 1998; sistem HACCP diterapkan pada Badan Standardisasi Nasional (BSN) dengan nama Standar Nasional Indonesia dengan nomor SNI 01−4852−1998.

Sampai hari ini kita mengenal HACCP sebagai suatu standar yang memiliki landasan ilmiah dan yang secara sistematis mengidentifikasi potensi-potensi bahaya tertentu serta cara-cara pengendaliannya untuk menjamin keamanan pangan.  Penerapan sistem HACCP sesuai dengan penerapan sistem management mutu seperti seri ISO 9000 dan merupakan sistem pilihan diantara sistem-sistem pengelolaan keamanan pangan.

Tujuan Penerapan HACCP :

Tujuan dasar dari penerapan sistem HACCP ini adalah untuk menunjukkan letak potensi bahaya yang berasal dari makanan yang berhubungan dengan jenis bahan pangan yang diolah oleh perusahaan pengolah makanan anda dengan tujuan untuk melindungi kesehatan konsumen.

Konsep HACCP Menurut Codex Alimentarius Commision (CAC)

Konsep HACCP menurut CAC terdiri dari 12 langkah, dimana 7 prinsip HACCP tercakup pula di dalamnya. Langkah-langkah penyusunan dan penerapan sistem HACCP menurut CAC adalah sebagai berikut:

Demikianlah artikel singkat mengenai sejarah dan konsep standar HACCP yang saat ini banyak digunakan oleh industri pengolahan produk makanan dan industri kemasan makanan sebagai tulang punggung dalam sistem keamanan pangan. Untuk contoh penerapan standar HACCP di berbagai industri terkait dengan produk makanan dan kemasan makanan akan dimuat dalam artikel selanjutnya.

Salam Sukses dari Kami…!

www.bikasolusi.co.id

Sumber:

Recommended International Code of Practice – General Principles of Food Hygiene – CAC/RCP 1-1969, Rev. 4-2003

itp.fateta.ipb.ac.id

csr.pkpu.or.id

Konsultan HACCP BSP dapat membantu organisasi/perusahaan/industri makanan Anda dalam menerapkan sistem keamanan pangan berdasarkan HACCP. Silahkan hubungi kami.

No related posts.

Comments

Comments are closed.

  • ISO 9001:2008 Certificate

    Image and video hosting by TinyPic
  • CS on YM

  • CS on Skype

    Chat with me - Pipie: My status is Offline
    Mrs. Pipie
  • Chat with me - Nita Amelia: My status is Offline
    Ms. Nita
  • Add BSP on Facebook

  • Follow Us On Twitter

  • Hit Counter